World Public Library

Kisah Tersirat, Sebuah Apresiasi Analitis Atas Kisah Buddha : Volume 1

Ms. Sylvia Bay

Abstract

Salah satu pertanyaan yang mungkin sangat membingungkan banyak orang (termasuk umat Buddha sendiri) selama berabad-abad, adalah mengapa Sidharta yang sedang dalam masa kejayaannya sebagai seorang ayah muda yang memiliki istri cantik dan pewaris harta serta kekuasaan keluarganya, melepaskan semuanya demi menempuh kehidupan petapaan yang tidak pasti dan penuh dengan kesulitan besar. Pertanyaan berikutnya yang sering muncul adalah: bukankah Sidharta adalah seseorang yang tidak bertanggung jawab karena meninggalkan anak dan istrinya? Apakah itu berarti Beliau adalah anak yang tidak berbakti yang meninggalkan orangtuanya dan melepaskan tanggung jawab sebagai anak untuk merawat mereka? Secara tradisi, dijelaskan bahwa penyebab Sidharta meninggalkan kehidupan rumah tangganya adalah karena kepedulian Beliau yang mendalam terhadap penderitaan hidup setelah Beliau melihat empat peristiwa di selang waktu yang berbeda. Tiga diantaranya adalah orang tua, orang sakit, dan orang mati yang mengingatkan Beliau tentang penderitaan. Setelah melihat setiap kejadian tersebut, Sidharta kembali ke istana dengan perasaan kacau dan sedih. Beliau terus memikirkan selama berhari-hari betapa tidak berharganya sebuah kehidupan karena penyakit, usia tua, dan kematian akan selalu datang. Kemudian kejadian keempat, Beliau melihat seorang petapa gundul berjubah kuning, dan dari sanalah Beliau mendapatkan inspirasi jalan untuk membebaskan batin. Diceritakan bahwa pada saat itu juga Sidharta membuat keputusan bahwa dia harus meninggalkan rumahnya untuk menjadi seorang petapa. Cerita ini cenderung menekankan bahwa keputusan Sidharta untuk meninggalkan kehidupan duniawi tidak bisa dihindari ataupun ditolak, karena Beliau telah telah “digariskan” untuk meninggalkan rumah, mencapai pencerahan, menjadi Buddha, dan kemudian mengajarkan Dhamma seumur hidupnya. Empat Peristiwa ini menjadi sinyal Pavlovian (teori pengkondisian dari Ivan Pavlov): begitu Beliau melihatnya, Beliau akan merasakan dorongan untuk m

Read this work at the World Public Library (library card needed).